Laman

Rabu, 29 Maret 2017

Ikhtisar Pertemuan ke-1 Mata Kuliah Media Komunikasi Publik tentang Komunikasi dan Unsur - Unsurnya


Dalam kehidupan manusia sehari-hari tentunya tidak terlepas dari komunikasi, baik komunikasi antar individu, maupun komunikasi antara individu dengan kelompok, dan sebaliknya. Komunikasi sendiri merupakan sebuah proses penyampaian pesan dari seseorang ke orang lain untuk menyampakan informasi.

Menurut Claude D. Shannon dan Warren Weaver dalam bukunya yang berjudul “Theories of Mass Communication”, komunikasi digambarkan sebagai proses linear dan searah.
Seperti yang dapat kita lihat pada bagan diatas, Shannon dan Weaver mengasumsikan bahwa sumber informasi menghasilkan suatu pesan untuk dikomunikasikan dari serangkaian pesan yang dimungkinkan.
  • Transmitter adalah mekanisme suara yang menghasilkan sinyal atau kata-kata yang diucapkan, yang ditransmisikan lewat udara (sebagai saluran). Transmitter itu sendiri berfungsi mengubah pesan menjadi sinyal yang sesuai dengan saluran yang digunakan.
  • Saluran (channel) adalah sebuah medium yang digunakan untuk mengirimkan sinyal atau tanda dari transmitter ke penerima (receiver)
  • Dalam sebuah proses percakapan, yang menjadi sumber informasi adalah otak kita
  • Yang berperan menjadi penerima (receiver), yakni mekanisme pendengaran, mekanisme ini melakukan operasi yang sebaliknya yang dilakukan transmitter dengan merekonstruksi pesan dari sinyal, dan
  • Tujuan (destination) adalah (otak) orang yang menjadi tujuan tersebut.
Menurut Shannon dan Weaver pula, gangguan dalam proses komunikasi akan selalu ada. Dengan adanya sumber gangguan (noise source) ini banyak kemungkinan dapat terjadi, misalnya pesan yang disampaikan oleh sumber informasi tidak sampai ke tujuan, penerima pesan salah mengartikan pesan, dan dapat pula pesan justru diterima oleh orang lain.

Di era modern, komunikasi dapat disampaikan melalui berbagai media, seperti televisi, radio, poster maupun spanduk, atau bahkan melalui gadged berupa telepon genggam, laptop dan lain sebagainya yang saat ini sedang digemari oleh banyak orang mulai dari remaja hingga orang dewasa, namun perlu kita ketahui pula bahwa pada zaman dahulu, manusia telah melakukan komunikasi dengan alat atau media yang sederhana, misalnya kentongan. Kentongan pada zaman dahulu dipukul atau dibunyikan ketika hendak mengumpulkan warga maupun sebagai tanda jika terdapat bahaya seperti terjadinya kebakaran atau bencana lainnya.

Komunikasi dalam kehidupan sehari-hari memiliki beberapa fungsi, diantaranya :
1.    Menyampaikan pikiran atau perasaan
2.    Memungkinkan untuk mengumpulkan informasi tentang orang lain
3.    Menolong seseorang memenuhi kebutuhan interpersonal
4.    Tidak terasing atau terisolasi dari lingkungan
5.    Mengajarkan atau memberitahukan sesuatu
6.    Mengetahui atau mempelajari dari peristiwa di lingkungan
7.    Mengenal diri sendiri
8.    Menambah pengetahuan dan merubah sikap serta perilaku kebiasaan

Komunikasi  itu sendiri memiliki tujuan yang akan dicapai, yaitu untuk menciptakan pemahaman bersama, atau mengubah persepsi, bahkan perilaku, sedangkan tujuan komunikasi secara umum antara lain :
1.    Supaya yang disampaikan dapat dimengerti oleh pihak lain
2.    Dapat memahami orang lain
3.    Supaya gagasan dapat diterima oleh orang lain
4.    Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu

Media Komunikasi
Media merupakan unsur utama dari terbentuknya sebuah komukasi yang baik. Media komunikasi merupakan suatu sarana atau perantara yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada komunikan. Media komukasi yang baik dan benar akan menghasilkan informasi yang tepat serta efisien dari komunikator kepada komunikannya. Contoh media komunikasi diantaranya surat kabar, majalah, buku, brosur, buletin, dan lain sebagainya. Namun, jika dalam kahidupan sehari-hari kita banyak menjumpai benda atau perabotan yang terdapat gambar atau tulisan yang merujuk ke sebuah lembaga atau intansi, itu juga dapat dikategorikan sebagai media komunikasi. Misalnya jika kita menjumpai sebuah bolpoin atau benda lain yang bergambar atau bertuliskan nama dari sebuah istansi, maka bolpin tersebut juga merupakan sebuah media komunikasi, atau jika kita sedang berada di jalan lalu menjumpai taruna atau taruni yang sedang berjalan dengan menggunakan seragam dan atribut yang terdapat lambang PKTJ maka dapat disimpulkan pula bahwa orang tersebut merupakan bagian dari PKTJ, dalam hal ini secara tidak sadar kita telah melakukan komunikasi melalui media komunikasi.